Selama 5 tahun bertransaksi di pasar saham BEI, satu pelajaran terbesar yang saya dapatkan adalah bahwa psikologi dan manajemen posisi jauh lebih penting daripada sekadar menebak arah harga saham.
1. Fase Pemula: Terjebak FOMO dan HAKA
Di awal perjalanan pada tahun 2021, saya sering terjebak membeli saham di harga pucuk hanya karena melihat antrean bid yang mendadak tebal. Hasilnya, modal tergerus signifikan saat saham balik arah kena ARB.
2. Membangun Jurnal dan Aturan Risk/Reward
Titik balik terjadi ketika saya mulai mencatat setiap transaksi dalam jurnal dan menetapkan batas stop loss maksimal 3-5%. Menggunakan kalkulator prediksi target jual/beli membantu saya menghitung risk/reward ratio secara objektif sebelum menekan tombol order.
3. Kesimpulan
Pasar saham adalah maraton, bukan lari cepat. Disiplin pada sistem transaksi jauh lebih menjamin keberlanjutan modal dibanding mencoba untung instan.
